Kozi Lab

Salah satu tempat ngopi, mungkin tergolong jauh tapi worth it buat dikunjungi. Mungkin buat yang hobinya take photo, engga nyesel buat kesini.

“Kenapa?”, tanya Ipul.

Karena tempatnya Instagram-able, gitu sih kata anak jaman now. Kopinya juga enak buat dicoba, terutama Kosangsu, kopi pisang susu. Bukan berarti menu yang lainnya engga enak buat dicoba, cuma yang menarik itu adalah Kosangsu, karena sejauh kita jalan, baru pertama kali nemu yang namanya Kosangsu.

Hampir lupa, namanya Kozi Lab, daerah Cilandak.

Processed with VSCO with a7 preset
/kozi lab/a house of green
18.jpg
/coffee time

Kalo pendapat pribadi, review tempat-nya..

Ambience – 9.5/10

Rasa kopi – 9/10

Unfair is Fine

“Maksudnya apa ya, kak?”, tanya Ipul.

Sebenarnya disini yang bakal dibahas itu adalah tentang ketidakadilan.

Alasan ngambil topik ini adalah karena, begitu seringnya kita lihat beberapa orang merasa tidak adil diperlakukan di lingkungannya.

Contoh kecilnya aja, di lingkungan kerja, kita sering merasa menjadi pilihan nomor dua, padahal nyatanya kita merasa kita lebih mampu dan bisa.

“Hu uh, setuju kak. Aku juga kadang diperlakukan engga adil di sekolahan.”, jawab Ipul.

Hmm.

Nah itu bisa juga jadi contoh. Jadi gini, hal tersebut memang sering terjadi. Tapi satu hal, yang harus kita lakukan pertama adalah introspeksi diri.

Sekalipun kita merasa lebih mampu, namun hal yang perlu dilakukan adalah introspeksi diri. Kadang, ketika membandingkan diri kita dengan orang lain, kita merasa lebih daripada mereka. Itu wajar, tiap orang pada dasarnya adalah ‘narsis’ dan ‘selalu merasa benar’. Sehingga, kuncinya adalah introspeksi diri.

“Tapi kalo menurut orang lain, kita yang bener, gimana tuh, kak?”, tanya Ipul.

Hal kedua, setelah introspeksi adalah menerima. Sekalipun itu kita memang salah atau benar, namun tetap pada ujungnya kita tetap merasa tidak diberikan keadilan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menuju unfairness tersebut. Mungkin saja, kita kurang menunjukkan diri. Atau bisa saja, cara kita pendekatan terhadap lingkungan juga salah. Jadi balik lagi, kita harus menerima, dan kita harus berbenah diri.

Mungkin ada satu yang harus dijadikan prinsip.

2

Sekian.

Historica Coffee & Pastry

Tempat ngopi di Surabaya. Mumpung dari Banyuwangi, sempet mampir ke Surabaya, jadi sempet main ke Historica.

“Enak ga kak tempatnya?”, tanya Ipul.

Sejujurnya ya, Pul. Bagus, untuk ambience-nya. Cocok untuk tempat meet up. Ada outdoor-nya juga, cocok buat yang suka liat pohon sekaligus ngerokok.

Cuma untuk dari rasa kopi, ya so so lah.. Itu pendapat pribadi ya, Pul.

Processed with VSCO with c7 preset
/historica coffee & pastry
Processed with VSCO with c7 preset
/espresso coffee

“Review dong, kak.”

Hum, review ya..

Ambience – 9/10

Rasa Kopi – 8/10

Wisata Gunung Ijen

Salah satu wisata terbaik di Banyuwangi. Termasuk tinggi, karena dengan 2.443 mdpl udah bisa bikin kamu ngerasa capek, Pul.

“Ceritain dong kak perjalanannya”, sahut Ipul.

Gini, singkat cerita, awalnya sempet pengen ke blue fire, karena itu yang paling dicari sama orang-orang. Cuma karena cukup lama engga mendaki gunung, jadi cuma dapet ngerasain sunrise-nya.

Bisa dibilang salah perkiraan, kiranya untuk cari blue fire cukup mendaki ‘sedikit’, udah bisa sampai di kawahnya. Taunya harus ke puncak Ijennya dulu, baru bisa nemu kawahnya.

“Yah, cupu dong..”, ledek Ipul.

Bawel, Pul.

Processed with VSCO with a8 preset
/chasing the sun rise
Processed with VSCO with a5 preset
/morning view at Mount Ijen

 

Taman Konservasi Baluran

“Itu taman asal-asalan ya, kak?”, tanya Ipul.

Bukan, Pul. Kalo udah yang namanya taman konservasi, berarti dilindungin dari pemerintah. Taman Konservasi Baluran, itu tempatnya ada di Banyuwangi.

“Review dong tempatnya.”

Hm, yang pasti banyak monyet, hewan lain juga ada. Cuma Pul, yang luar biasa savananya.

Processed with VSCO with c8 preset
/philosophy of mind
Processed with VSCO with  preset
/believe me/ you are the oasis

Bama Beach – Baluran

Jalan ke Taman Konservasi Baluran, lumayan 1 jam dalam perjalanan menuju Bama Beach.

“Cape ga, kak?”, tanya Ipul.

Hm, cukup. Terik iya, jalan rusak iya, sekitaran juga banyak tanaman kering. Tapi satu hal, cukup sabar, diujung dari Baluran, entar nemu yang namanya Bama Beach.

Processed with VSCO with  preset
/sunset
Processed with VSCO with a8 preset
/the thing that i need/is vitamin-sea